Persiapan Penting Dalam Pengajuan KPR

Properti-Kredit-Pemilikan-Rumah-(KPR)
Membeli rumah dengan menggunakan Fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) merupakan hal umum dan banyak diminati di Indonesia karena banyak Keuntungan Beli Rumah melalui Fasilitas KPR.

Untuk pengajuan KPR di Indonesia sebenarnya tidaklah terlalu sulit. Asalkan kita bisa memenuhi persyaratan yang diberikan oleh pihak bank pemberi kredit rumah tersebut.

Berikut ini beberapa Persiapan Penting Dalam Pengajuan KPR yang bisa membantu mempermudah pengajuan kredit, sekaligus menghemat keuangan dan yang terbaik.

Penting Dalam Pengajuan KPR :

1. Riset
Banyak skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) ditawarkan oleh bank atau pengembang perumahan. Sangatlah bijak untuk terlebih dahulu melakukan riset serta membandingkan penawaran kredit rumah yang terbaik. Jangan ragu bertanya kepada agen perumahan atau petugas bank seputar fasilitas KPR yang akan digunakan.

2. Besaran Cicilan
Hitung besaran cicilan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang mampu untuk dibayar tiap bulannya. Besaran cicilan kredit ini tergantung pada jumlah uang muka. Sesuaikan besaran cicilan ini dengan kemampuan finansial. Untuk mengetahui perkiraan besaran cicilan dari beberapa bank dapat menggunakan kalkulator simulasi KPR yang ada dibawah halaman Propertiniaga.com ini.

Perhatikan juga tenor atau jangka waktu kredit yang diambil. Semakin lama jangka waktu, berarti semakin besar juga jumlah bunga yang akan dibayarkan secara keseluruhan.

3. Suku Bunga Kredit
Pilihlah besaran dan jenis bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang terbaik. Seperti disebutkan sebelumnya, bunga KPR menentukan besaran cicilan yang harus dibayarkan setiap bulannya. Sesuaikan jenis dan besaran bunga kredit dengan kemampuan.

4. Kelayakan kredit
Di Indonesia jumlah besaran maksimal cicilan kredit per bulan yang bisa diambil oleh debitur adalah 1/3 atau 33% dari pendapatan per bulan. Bila memiliki kredit lain, seperti kartu kredit atau kredit kendaraan, pastikan cicilannya telah lunas ketika mengajukan KPR.

Pastikan juga membayar cicilan kredit tersebut dengan tepat waktu, sehingga kita memiliki catatan kredit bagus dan dianggap layak.

5. Hitunglah biaya lainnya yang dibebankan
Sebelum mengajukan KPR, pahami biaya apa saja yang akan dibebankan. Dengan begitu, kita bisa mempersiapkan dana untuk membayar biaya ini. Biaya tambahan ini seperti: biaya notaris, biaya appraisal, dan asuransi.

6. Membaca Dokumen Perjanjian Kredit
Pastikan membaca dan mengerti isi dokumen perjanjian kredit. Bila ada yang tidak dimengerti, jangan ragu untuk bertanya. Jangan pernah untuk menandatangani Perjanjian Kredit kosong, meskipun pihak bank atau developer meminta.

Semoga Persiapan Penting Dalam Pengajuan KPR ini dapat membantu untuk mendapatkan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang terbaik buat kita semua. Semoga Sukses.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

16 Komentar untuk "Persiapan Penting Dalam Pengajuan KPR"

  1. sebenarnya tidak terlalu rumit yah mas untuk mengajukan KPR, asal kita bisa memenuhi syarat-syarat di atas, makasih sharingnya mas :)

    BalasHapus
  2. Kredit seperti ini tidak berlaku untuk orang yang bergaji rendah ya mas....bagaimana kalau untuk orang yang di bawah rata2 tapi ingin juga mengajukan kpr

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mudah-mudahan bisa Mbak, dengan melampirkan surat keterangan penghasilan.

      Sebaiknya konsultasikan dulu dengan Pihak penyedia layanan KPR, nanti mereka akan memberikan solusi apa yang terbaik buat kita.

      Hapus
  3. ilmu lagi ini, thanks ms...:)

    BalasHapus
  4. banyak juga ya mas yang harus dipersiapkan kpr :)

    BalasHapus
  5. apa benar kalau mengajukan KPR nanti ada sesi wawancaranya juga gan ?

    BalasHapus
  6. mantap nih gan... jadi pengen langsung beli rumah... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Boleh Sob, dilakukan persiapannya

      Hapus
  7. Wah, info menarik nih. Mengingat rumah kebutuhan penting yang tidak bisa di koma. Kalau bisa kredit kebapa musti menunda.

    BalasHapus
  8. Persiapan itu penting agar segala sesuatunya tidak membingungkan nantinya.

    Makasih mas ulasannya, baca juga postingan terbaru saya mas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Heee....heee......... iya dah kang

      Hapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel