Memaksimalkan Nilai Investasi di Bidang Properti

Investasi-Properti-Niaga
Propertiniaga.com, Seperti yang sudah kami wartakan di Investasi Properti Tanah Resiko Rugi Sangat Kecil, Investasi properti tanah adalah suatu investasi terbaik diantara semua jenis investasi properti lainnya.

Hasil dari investasi properti rumah dan tanah bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan modal usaha lainnya. Investasi Properti mempunyai manfaat sangat besar, terbukti dengan harga Properti Tanah dan Rumah yang terus meroket.

Rumusan untuk properti adalah "Semakin bertambah penduduk semakin bertambah kebutuhan Properti", khususnya rumah dan tanah atau semua jenis properti yang berbentuk bangunan. Banyaknya keluarga baru yang membangun rumah, membeli tanah, sewa apartemen, maupun sewa rumah menjadikan prediksi kedepan bahwa investasi properti ini akan terus meningkat seiring berkembangnya zaman dan bertambahnya penduduk.

Investasi di bidang properti ini selain bisa mendapatkan keuntungan dari harga properti yang semakin menanjak, juga akan mendapat cashflow yang bisa menjadi sumber pendapatan tetap apabila nantinya properti tersebut bisa disewakan.

Harus diperhatikan jika mau berbisnis investasi properti untuk Memaksimalkan Nilai Investasi di Bidang Properti, langkah awal adalah harus menetapkan tujuan utama terlebih dahulu, apakah memilih investasi properti ini hanya untuk sekedar ikutan biar mendapat suatu kehormatan di mata masyarakat, atau untuk tabungan masa depan dan segala perencanaan keuangan yang telah dilakukan.

Jika memilih properti sebagai harta investasi untuk masa depan maka tetapkan juga fokus akan kemana properti yang dimiliki ini bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah, apakah untuk mendapatkan pendapatan tetap secara reguler dengan menyewakan properti, atau mendapatkan keuntungan dari selisih nilai jual-beli dari properti. Semuanya itu harus sudah ditetapkan sejak dari awal agar nantinya nilai properti yang dikelola ini bisa dirasakan manfaatnya.

Jadi fokus dan tujuan utama investasi harus diketahui terlebih dahulu, sehingga nanti diakhir periode investasi akan mendapatkan sebuah nilai investasi yang telah dikelola selama beberapa tahun sebelumnya.

Properti memiliki sifat likuiditas yang cukup rendah, dalam artian bila hendak ingin menjual properti, maka membutuhkan waktu minimal 1-2 bulan bahkan lebih untuk terjadi transaksi jual beli. Oleh karena itu, pastikan dana darurat selalu tersedia, dan kalau bisa jangan sampai dana yang diputar untuk investasi properti ini adalah berasal dari dana darurat, atau dana pokok untuk kebutuhan sehari-hari.

Sebagai tambahan perlu dan penting diketahui dalam berinvestasi di properti, adalah lokasi. Lokasi yang strategis, daerah yang tidak banjir tentu saja akan cepat mendongkrak nilai investasi. Selain itu, pertimbangkan biaya yang akan muncul, seperti biaya renovasi, pajak pembeli, biaya notaris, dan sebagainya harus  juga diperhitungkan. Selamat Berinvestasi di Bidang Properti

Berlangganan update artikel terbaru via email:

6 Komentar untuk "Memaksimalkan Nilai Investasi di Bidang Properti"

  1. investasi memang sangat penting untuk dilakukan untuk menunjang kehidupan di masa yang akan datang :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk menambah penghasilan dimasa pensiun ya Mbak, Makasih Mbak Eka kami dapat ide menarik 'Investasi Properti Untuk Masa Pensiunan'

      Hapus
  2. bisnis properti emng menjanjikan bro. Cman sayangnya bisnis ini uda gk sewenak dulu. Mksdnya gini, dulu dkt daerah saya. perumahan yg lokasinya "yg agak" jauh dari kota masih di dukung BI buat mnjamin dana KPR nya. kini skrng, itu uda gk ada lagi (alias dihapuskan). Paling yg faham sama perkembangan kota saja yg bsa mmberitahukan lokasi mana yg di dukung BI :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini akibat semakin tingginya persaingan Mas.
      Pada dasarnya kami yang ada di Propertiniaga.com memiliki akses untuk mengetahui Tata kota dan selalu melakukan update perkembangan harga properti dibeberapa titik lokasi tertentu. Salam

      Hapus
  3. mungkin kalau kita masih muda, kita merasa terlalu berat untuk menginvest-kan sebagian uang kita, padahal itu sangat bagus untuk masa yang akan datang dimana kita sudah tidak sanggup lagi bekerja. Betul itu saat masa purna tugas atau pensiun hehe :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa aja Mbak Eka, Nanti dibuatin artikelnya ya

      Hapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel