Tips Membeli Rumah Sesuai Penghasilan

Rumah-Impian-Properti-NiagaProperti Niaga. Untuk memiliki rumah sendiri adalah hasrat semua orang. Kerena harga rumah setiap tahun selalu naik sedangkan dana untuk beli rumah tak pernah cukup.

Jangankan untuk menyisihkan dana untuk membeli rumah, untuk kebutuhan sehari-hari saja masih banyak orang Indonesia masih sulit untuk merealisasikannya.

Namun tekad untuk membeli rumah janganlah pernah padam karena rumah adalah tempat bernaung ditinggali orang seumur hidupnya.

Tips Membeli Rumah atau properti Sesuai Penghasilan :

Yang utama adalah kemampuan membeli properti yang diinginkan. Karena sekarang ini harganya cukup tinggi dan bahkan di beberapa titik sudah tidak rasional lagi harganya (simak Kenaikan Harga Rumah Mewah di Jakarta Tertinggi di Asia). Kalau ingin pakai KPR perhitungkan lagi kemampuan maksimum 30% dari penghasilan.

Kemudian setelah tahu kemampuan bayar maksimal 30% atau sepetiganya ketemu barulah kita cari harganya. Cari apakah beli di tengah kota dengan harga sedemikian mahal atau beli dipinggir kota. Masing-masing ada kelebihan dan kekurangannya.

Kalau di tengah kota harganya sangat mahal yang membuat ukurannya jadi sangat kecil bahkan kota besar seperti Jakarta, tidak mungkin beli properti di tengah kota karena saat ini harganya ratusan juta.

Alternatif ke rumah susun, yaitu apartemen, itu sebabnya sekarang ini di tengah kota menjamur pembangunan apartemen. Tapi kita korbankan adalah mendapat space ruangan kecil, sedang keunggulan kalau di tengah kota akses lebih cepat, biaya transportasi menurun dan tidak stres di jalan.

Kalau rumah dipinggir kota berarti harus jauh jaraknya dengan pusat kota. Hanya saja kita mendapat keuntungan di rumah dengan tanah lebih luas, paling tidak memiliki pekarangan.

Tapi tambahannya kita harus hitung biaya untuk transportasi, bensinnya, harus perhitungkan biaya tol, biaya parkirnya, biaya maintenance kendaraan, jadi harus diperhitungkan tambahan biaya setiap bulan.

Properti kenaikannya drastis, sampai kapan pun kalau kita menabung tidak akan pernah cukup untuk beli properti, karena daya beli uang kita dan kenaikan penghasilan sebagai pegawai tidak akan secepat kenaikan properti. Itulah kenapa akhirnya mau punya properti sekarang KPR jadi membantu.

Di lain pihak, Kredit Pemilikan Rumah (KPR) itu masuk dalam utang produktif, jadi utang dimana nilai aset yang dibeli dalam jangka waktu panjang akan selalu naik seiring dengan waktu. Dengan membeli menyicil kita bayar bunga selama 10 sampai 15 tahun.

Harga properti sepertinya naik 3-4 kali lipat karena harga pasarnya 3-4 kali lipat kurang lebih sama seperti uang yang kita keluarkan saat mencicil. Jadi tidak ada ruginya mencicil KPR untuk beli properti.

Dengan dua sudut pandang itu kita bisa beli sekarang dengan menggunakan metode KPR. Ambil cicilan panjang, yang penting tidak memberatkan dan tidak lebih dari 30% penghasilan.

KPR itu adalah utang komitmen jangka panjang. Buatlah komitmen itu seringan mungkin. Artinya kalau misalnya nyicil 5 tahun dengan bayar dari 1/3 penghasilan, bisa dipanjangin 10 tahun dia menjadi 25% dari penghasilan. Untuk 15 tahun jadi 15% dari penghasilan maka cenderung ambil jangka waktu terpanjang. 

Usahakan untuk dapat bunga serendah mungkin, dapet bunga lock ambil itu. Karena ke depan ini dengan ekonomi sedikit goyang, BBM naik, inflasi tinggi, kecendrungan kalau inflasi tinggi suku bunga akan naik maka cicilan KPR pasti akan naik. Dengan bunga flat dilock selama 3 tahun sampai 7 tahun ambillah lock terpanjang.

Kalau untuk investasi kita mengharapkan ada penghasilan tambahan dari biaya sewa. Kalau diperhatikan biaya sewa antara rumah tinggal dengan apartemen memang apartemen berbanding harga belinya lebih tinggi, biasanya sewanya cukup tinggi apartemen yang bintang 3 ke bawah.

Properti Niaga hanya berharap Semoga kita semuanya dapat Merealisasikannya. Salam Hangat dan Sukses Selalu.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Tips Membeli Rumah Sesuai Penghasilan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel